Game of Thrones Episode Finale Recap: Faves & Hates!

Akhirnya, hari Senin yang ditunggu-tunggu kemarin datang juga. Hari Senin terakhir untuk Game of Thrones Season 7, karena kita harus nunggu satu tahun lagi (bahkan ada bilang season 8 bakal keluar 2019) untuk tahu kelanjutan nasib para rakyat Seven Kingdoms.

Jujur, secara keseluruhan menurut gue season 7 ini nggak terlalu seru. Gue rada setuju sama kritik yang bilang kalo di beberapa episode, flow-nya berasa terlalu cepet dan kebanyakan fan-service. Bukan berarti gue nggak menikmati nonton season 7 ini, cuma gue pribadi merasa nggak ada momen yang bikin pengen loncat dari kursi kayak pas liat Battle of The Bastards, Cersei ngebom Sept of Baelor, atau R+L=J reveal di season 6.

But, it’s still Game of Thrones after all and I truly enjoyed the episode finale. Here are some of my faves and hates from the episode!   

FAVES

The Lannisters

game-of-thrones-season-7-episode-7-jaime-cersei.jpgSumber

Gue suka banget sama semua scene yang melibatkan ketiga Lannisters di episode 7 ini. Mulai dari Cersei yang mendelik ke Tyrion pas baru sampe Dragonstone, sampe one-on-one conversation mereka antar satu sama lain. Cersei still being Cersei, dengan pergerakan bibirnya yang bengis setiap kali buka mulut dan rencana-rencana jahat yang dia tau banget bakal menimbulkan mass destructive (bahkan merugikan dirinya sendiri) tapi entah kenapa ini orang emang nggak ada tobat-tobatnya.

Tentunya, Jaime dan Tyrion paham bener watak kakak mereka ini dan mereka, dengan caranya sendiri-sendiri, selalu berusaha untuk ngelurusin jalan pikiran Cersei. Berhasil apa enggak urusan entar, deh.

Hal yang gue notice adalah, titik vulnerable Cersei sempet muncul dua kali pas lagi ngomong sama adek-adeknya. Waktu sama Tyrion, pas Tyrion lagi bahas tentang gimana dia sebenernya nyesel bunuh Tywin, Cersei akhirnya jerit, “I will not hear it!”

Jarang banget Cersei keliatan kayak gitu. Dalam kondisi apapun, dia selalu stay cool, meskipun kadang mendengus-dengus halus atau ngasih tatapan membunuh, tapi nggak pernah yang ampe lepas kontrol dan teriak kayak gini. Dan kalo lo perhatiin, bibirnya geter-geter kayak mau nangis. Bagus banget ya Allah aktingnya Lena Headey!

Kedua, pas di scene Cersei sama Jaime yang bilang kalo dia udah bikin backup plan sama Euron. Jaime kesel, nantangin biar Cersei nyuruh The Mountain bunuh dia sebelum akhirnya Jaime cabut. Di scene itu, kelihatan Cersei sempet rada ngejar Jaime, walaupun cuma maju beberapa langkah tapi dari ekspresi mukanya ada banget perasaan dia kayak “Eh, ntar dulu…” dan di situ, again menurut gue Cersei baru bener-bener mikir: anjir kalo dia nggak ada gue bener-bener sendirian. Perhatiin lagi deh, mukanya di scene itu.

The Starks

1503669626_game-thrones-season-7-finale.jpgSource
arya-littlefingerSource

Mungkin ini scene yang paling satisfying bagi semua penonton. Gue, sebagai pecinta Littlefinger si misterius kumis tipis, suara serak-serak nyeret, dan sifat oportunisnya yang ogah rugi, sejujurnya agak sedih akhirnya harus say goodbye ke doi. Gue juga ikutan bersorak-sorai sih waktu Sansa bacain semua dakwaan, dengan fakta-fakta pendukung yang di-provide Bran dengan segala kecenayangannya, dan Arya yang mengeksekusi dengan cepat. Set set set, lalu tumbanglah Lord Baelish, profesor kompor kebanggaan Westeros. What a way to die! Pake acara mewek dulu, lagi. I will miss him a great deal. 

Eksekusi Littlefinger kayaknya jadi tanda bahwa House Stark bener-bener bangkit dari keapesan. Untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, kita bisa ngeliat House Stark bersatu lagi dengan full force. Alm. Ned, Caitlyn, Robb, dan Rickon si dedek useless pasti bakal bangga banget! Orang-orang (or at least Northerners) dijamin nggak akan ada yang berani sama Sansa the ruler, Bran yang nggak bakal bisa diboongin, dan Arya yang bisa matiin lo kapan aja.

Tebakan gue, mungkin nanti yang justru akan mengundang masalah adalah “aliansi” Jon dan Dany.

Which brings us to…

HATES!

Jon & Dany

Never on the #Jonerys team. Never fond of the idea of Jon and Dany hitting it off, whether they are related or not. Iya, gue tau kalo George R.R Martin pernah bilang kalau the whole idea of Game of Thrones adalah mempertemukan Jon dan Dany (ice and fire, duh) tapi gue pribadi nggak pernah kepengen hubungan mereka jadi romantis. Menurut gue, akan jauh lebih seru aja kalo hubungan mereka tetap profesional dan sebatas koalisi aja. Dua-duanya sama-sama keras kepala, Jon dengan kebaikan hatinya yang kadang justru malah memperkeruh suasana, dan Dany yang juga sebenernya baik tapi kadang suka kelewat ambi. Sebenernya keliatan tau, mereka tuh pola pikirnya beda banget, tapi Dany jadi rada sering luluh karena kayaknya masih penasaran ama Jon (?)

Selain itu, gue nggak kepengen hubungan Jon dan Dany jadi dysfunctional kayak Jaime dan Cersei. Saking cintanya terus jadi rela melakukan hal-hal bodoh. Gue nggak merasa Jon akan gampang ditindas kayak Jaime, tapi ke depannya pasti akan banyak keputusan-keputusan sulit yang harus diambil dan jangan sampe karena mereka pacaran terus jadi ribet urusannya. Apalagi mereka sama-sama punya rakyat yang nasibnya bergantung banget sama mereka. Tapi kita lihat aja nanti lah, gue bener-bener menantikan hari dimana mereka tahu fakta yang sebenarnya dan memutuskan untuk go the Lannister way atau tobat dan nyerah pada takdir. Dany mungkin nggak masalah sama incest secara House Targaryen biangnya, tapi kalo Jon?

Gue bahkan buang muka pas adegan ranjangnya 😐

____

Kesimpulannya, season 7 nggak sepenuhnya mengaduk-aduk perasaan kayak season 6, tapi thrilling enough untuk bikin gue nungguin apa yang akan terjadi selanjutnya. Di luar tokoh-tokoh di atas, gue juga semangat banget nungguin storyline karakter-karakter lain.

Gendry bakal ngapain lagi, nih? Gimana perasaan dia kalo tahu orang yang dibunuh bapaknya adalah bapak kandungnya Jon? Gimana reaksi Bronn pas tau Jaime cabut? Berhasilkah ekspedisi Euron ke Essos? Siapa yang bakal jadi whistleblower R+L=J? Bran atau Sam? Apakah Tormund masih hidup? Apakah Cleganebowl akan beneran terjadi? What’s next for Night King?????

Brb re-watch lagi. Sampai ketemu tahun depan, rakyat Westeros.

What is dead may never die!

(I don’t know why but I really like House Greyjoy’s slogan. Oh, dan semoga Theon bisa nyelametin Yara! I like her, she’s cool.)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s